TUGAS XI IPA 1

11 thoughts on “TUGAS XI IPA 1

  1. 1. SUM adalah fungsi untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu
    =SUM(0.7*E2;0.3*F2)
    2. AVERAGE, untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range dapat menggunakan fungsi AVERAGE
    =AVERAGE(E2:E6)
    3. VLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk vertical (datanya tersusun kebawah)
    =VLOOKUP(B6,$B$16:$C$18,2)
    4. HLOOKUP : mencari nilai, dimana tabel ketentuannya beberbentuk horizontal (datanya tersusun mendatar).
    =HLOOKUP(B6,$B$15:$E$16,2)

  2. ARIANI WIDIANINGTYAS
    No. Absen : 06
    SUM dipergunakan untuk mencari total perhitungan. Atau untuk menjumlah data dari suatu range.
    VLOOKUP dipergunakan untuk melihat referensi yang telah kita buat sebelumnya secara vertikal.
    AVERAGE digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari sejumlah data pada beberapa
    sel
    HLOOKUP berfungsi untuk melihat referensi yang telah kita buat sebelumnya secara horizontal.

  3. SUM=menjumlahkan suatu deret data yang telah di tentukan, contoh menghitung nota pembelian
    AVERAGE=membuat rata-rata nilai dari suatu deret data, contoh memasukan nilai rapot siswa
    HLOOKUP=mencari nilai pada tabel yang ditentukan dalam bentuk horizontal,contoh mencari kriteria yang ditentukan si brainware
    VLOOKUP=mencari nilai pada tabel yang ditentukan dalam bentuk Vertikal,contoh mencari kriteria yang ditentukan si brainware

  4. Rumus Excel dapat berfungsi jika terlebih dahulu diawali dengan tanda “=” (sama dengan), misalnya jika kita ingin menjumlahkan 5 + 5 maka didalam cell excel tersebut kita ketikkan “=5+5” lalu tekan Enter maka otomatis cell tersebut menunjukkan hasil penjumlahan tersebut yaitu “10” (Sepuluh). Begitu juga untuk rumus excel yang lainnya seperti perkalian dengan tanda “*” (bintang) Pengurangan dengan tanda “-” (minus), pembagian dengan tanda “/” (garis miring), penjumlahan (sum), pengecualian (if) dan lain sebagainya harus diawali dengan tanda “=” (sama dengan).
    Namun untuk rumus excel yang menggunakan huruf seperti sum, if, sumif, average, lookup dsb selain harus diawali dengan tanda “=” juga ditambahkan tanda buka kurung “(” setelah kata rumus excel, dan tutup kurung “)” untuk mengakhiri sumber data.
    =SUM(A1:A5)

    1. Rumus Excel SUM (Penjumlahan) Penjumlahan dengan menggunakan excel selain bisa kita gunakan dengan + (plus) bisa juga kita gunakan rumus excel sum untuk menjumlahkan seluruh data dengan cepat. Dengan menggunakan sum maka Anda bisa menjumlahkan data dengan cepat mulai dari satu data hingga ribuan data, cukup masukkan urutan pertama dan terakhir saja misalnya spt gambar diatas, data mulai A1 sampai A5 maka yang dimasukkan hanya A1:A5 yang dipisahkan dengan tanda “:” (titik dua), namun jika Anda ingin memilih dengan hanya beberapa cell saja yang ingin dijumlahkan maka pisahkan dengan tanda “;” (titik koma)

    2. Rumus Excel IF (Pengecualian) Rumus excel IF dipakai untuk menampilkan beberapa kemungkinan nilai atau hasil sesuai dengan kondisi tertentu. Bentuk Umum dari fungsi IF adalah:
    =IF(logical_test;[value if true];[value if false])

    Adapun Cara menggunakan perhitungan dengan menggunakan rumus IF adalah: Tentukan kategori/ batasan untuk suatu kondisi dengan beberapa alternative kondisi. Contoh jika mahasiswa mempunyai nilai lebih besar dari 90 mendapat nilai A, jika nilai lebih besar dari 80 mendapat nilai B, jika nilai lebih besar dari 70 maka mendapat nilai C begitu seterusnya.
    =IF(B2>=90;”A”;IF(B2>=80;”B”;IF(B2>=70;”C”;””)))
    Tujuan kita mempelajari rumus excel untuk memudahkan kita dalam kegiatan kita sehari-hari sehingga perlu kita terapkan rumus excel ini langsung untuk kebutuhan keseharian kita, seperti Laporan belanja harian, laporan keuangan usaha, rencana anggaran, maupun proposal keuangan, berikut kami berikan contoh rincian anggaran harian
    =IF(OR(B4>0; C4>0);(D2+SUM(B4:B4))-SUM(C4:C4);””)

  5. 1. SUM

    Rumus SUM ini paling sering di gunakan, fungsi utamanya adalah untuk penjumlahan /menjumlahkan. Misal :

    =SUM(B12:B25) artinya menjumlahkan data di kolom B12 sampai B25

    2. AVERAGE

    Fungsi untuk mengabil nilai rata-rata suatu variable, misal :

    = AVERAGE(D7:E7) artinya menngambil nilai rata-rata dari D7 sampai E7.

    3. HLOOKUP

    Fungsi Menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format mendatar. syarat penyusunan tabel ; data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar /menaik. misal ; 1,2,3,4…. atau huruf A-Z. Jika anda sebelumnya mengetikkan secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending. contoh kasus

    4. VLOOKUP

    Fungsi menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format tegak atau vertikal. syarat penyusunan tabel data pada baris pertama harus berdasarkan urutan dari kecil ke besar /menaik. misal ; 1,2,3,4…. atau huruf A-Z. Jika anda sebelumnya mengetikkan secara acak silhakan urutkan dengan menu Ascending.

Tinggalkan Pesan Anda Disini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s